Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
من حج ولم يرفث ولم يفسق رجع كيوم ولدته أمه
“Barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji, kemudian dia tidak mengucapkan kata-kata yang keji atau kotor serta tidak berbuat kefasikan, maka dia akan kembali bersih (dari dosa-dosa) seperti hari ketika dia dilahirkan oleh ibunya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim].
Dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:
العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلاَّ الجنة
“Dari umrah yang satu ke umrah berikutnya adalah sebagai penghapus dosa-dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur, tidaklah ada balasan baginya kecuali Al-Jannah.” [Muttafaqun ‘Alaihi, dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu]
Home
»
biaya umroh 2014
»
biro perjalanan ibadah umroh
»
biro perjalanan umroh murah dijakarta
»
harga paket umroh jakarta
»
jasa travel umroh hemat jakarta
»
Panduan Haji & Umroh
»
Ziarah ke mesjid Nabawi
»
Berziarah Ke Mesjid Nabawi saat Haji dan Umroh
Berziarah Ke Mesjid Nabawi saat Haji dan Umroh
biaya umroh 2014
,
biro perjalanan ibadah umroh
,
biro perjalanan umroh murah dijakarta
,
harga paket umroh jakarta
,
jasa travel umroh hemat jakarta
,
Panduan Haji & Umroh
,
Ziarah ke mesjid Nabawi
Thursday, April 17, 2014
1. Disunnahkan bagi anda pergi ke Madinah kapan saja,
dengan niat ziarah ke Masjid Nabawi dan shalat di
dalamnya. Karena shalat di Masjid Nabawi lebih baik
dari seribu kali shalat di masjid lain, kecuali Masjidil
Haram sebagaimana sabda Nabi Muhammad
shallallahu 'alaihi wa sallam.
2. Ziarah ke Masjid Nabawi ini sama sekali tidak ada
hubungannya dengan ibadah haji, oleh karena itu
tidak perlu berihram maupun membaca talbiyah.
3. Apabila anda telah sampai di Masjid Nabawi,
masuklah dengan mendahulukan kaki kanan, bacalah:
Bismillahirrahmaanirrahim dan shalawat untuk
nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dan
mohonlah kepada Allah agar Dia membukakan untuk
anda segala pintu rahmat-Nya, dan bacalah:
“Aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung
kepada wajah-Nya yang Maha Mulia, dan kepada
kekuasaan-Nya Yang Maha Dahulu (qadim), dari
godaan setan yang terkutuk. Ya Allah, bukakanlah
bagiku segala pintu rahmat-Mu “
Doa ini juga dianjurkan untuk dibaca setiap masuk
masjid-masjid yang lain.
4. Setelah memasuki masjid Nabawi, segeralah anda
melakukan shalat tahiyatul masjid. Afdhalnya, shalat
ini dilakukan di Raudhah, jika tak mungkin,
lakukanlah di tempat lain di dalam masjid itu.
5. Kemudian tujulah makam Rasulullah shallallahu
'alaihi wa sallam, dan berdirilah di depannya
menghadap ke arahnya, kemudian ucapkanlah
dengan sopan:
“ Semoga salam sejahtera, rahmat Allah dan berkah-
Nya terlimpah kepadamu wahai Nabi (Muhammad) “
“ Ya Allah, berilah beliau kedudukan tinggi di sorga
serta kemuliaan, dan bangkitkanlah beliau di tempat
terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya. Ya
Allah, limpahkan kepadanya sebaik-baik pahala,
beliau yang telah menyampaikan risalah kepada
umatnya“
Kemudian beranjaklah sedikit kesebelah kanan, agar
dapat berada dihadapan makam Abu Bakar
radiallahuanhu, ucapkanlah salam kepadanya dan
berdoalah memohonkan ampunan dan rahmat Allah
untuknya.
Kemudian bergeserlah lagi sedikit kesebalah kiri,
agar anda dapat berada dihadapan makm Umar
radiallahuanhu, ucapkanlah salam dan berdoalah
untuknya.
5. Disunnahkan bagi anda berziarah ke masjid Quba
dalam keadaan telah bersuci dari hadats, dan lakukan
shalat di dalamnya, karena Nabi shallallahu 'alaihi
wa sallam melakukan hal itu dan menganjurkannya.
6. Disunnahkan pula bagi anda berziarah ke
pemakaman Baqi, Makam Utsman radiallahuanhu
(di Baqi) dan juga makam para syuhada Uhud dan
makam Hamzah radiallahuanhu, ucapkanlah salam
dan berdoa untuk mereka, karena Nabi shallallahu
'alaihi wa sallam pernah menziarahi mereka dan
berdoa untuk mereka, dan beliaupun mengajarkan
para shahabat, apabila mereka berziarah agar
mengucapkan:
“ Semoga salam sejahtera terlimpahkan untuk kamu
sekalian, wahai para penghuni makam yang mu’min
dan yang muslim, dan kamipun insya Allah akan
menyusul kamu sekalian, semoga Allah
mengaruniakan keselamatan untuk kami dan kamu
sekalian “
Di Madinah Munawwarah tidak ada masjid ataupun
tempat yang disunnahkan untuk diziarahi selain Masjid
Nabawi dan tempat-tempat tersebut di atas, oleh karena
itu janganlah memberatkan diri atau berpayah-payah
mengerjakan sesuatu yang tidak ada pahalanya, bahkan
mungkin akan mendapatkan dosa karena perbuatan
tersebut.
Untuk Informasi keberangkatan Umroh silahkan hubungi kami di :
Jazira Wisata
Gedung Twink Lt. 3
Jl.
Kapten Tendean No. 82
Mampang Prapatan
Jakarta Selatan -
DKI Jakarta 12790
Call/SMS: 085274061608
Terima kasih telah membaca artikel tentang Berziarah Ke Mesjid Nabawi saat Haji dan Umroh di blog TRAVEL | BIRO | PERJALANAN | PAKET | UMROH DAN HAJI ONH PLUS jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.
