Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

من حج ولم يرفث ولم يفسق رجع كيوم ولدته أمه

“Barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji, kemudian dia tidak mengucapkan kata-kata yang keji atau kotor serta tidak berbuat kefasikan, maka dia akan kembali bersih (dari dosa-dosa) seperti hari ketika dia dilahirkan oleh ibunya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim].

Dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلاَّ الجنة

“Dari umrah yang satu ke umrah berikutnya adalah sebagai penghapus dosa-dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur, tidaklah ada balasan baginya kecuali Al-Jannah.” [Muttafaqun ‘Alaihi, dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu]

Minimnya Informasi Visrus MERS Jama'ah Umroh di Tanah Suci

Informasi Virus MERS

Walaupun Pemerintah Indonesia telah berusaha meningkatkan kewaspadaan bagi warga negara Indonesia (WNI) di wilayah Arab Saudi akibat meningkatnya jumlah korban virus corona Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV). Namun ternyata masih banyak WNI terutama jamaah Umrah Indonesia yang minim informasi terkait virus tersebut. 

virus corona Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV)
virus corona Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV)


Setidaknya beberapa jamaah Umrah asal Indonesia di Makkah mengaku minim informasi terkait bahaya dan penyebaran virus MERS-CoV. Tjarmah Hermana (62) seorang jamaah asal Bandung yang tiba di Makkah pada 28 April, atau sehari setelah kasus meninggalnya, Nurhayati seorang WNI di Rumah Sakit Jeddah akibat virus MERS-CoV mengaku tidak pernah mendengar virus yang dimaksud. 

 "Saya belum tahu, belum pernah dengar," katanya ketika ditemui Republika di Masjidil Haram, (1/4). Tjarmah pun mengungkapkan minimnya informasi disampaikan tidak hanya oleh Pemerintah, namun juga dari Travel penyelenggara Umrah yang memberangkatkannya. "Yang saya dapat cuma informasi meningitis, sedangkan antisipasi virus baru itu pengarahannya kurang," ungkapnya. 

Dengan adanya kabar korban meninggal dari salah seorang WNI tersebut, ia cukup khawatir apabila tidak ada vaksin yang dapat membantu jamaah Umrah Indonesia. Hal yang sama diungkapkan seorang jamaah asal Jakarta, Nur Hasan (64). Ia mengungkapkan pihaknya memang sudah mendapatkan informasi dari pihak NRA, travel yang memberangkatkannya. Namun Nur Hasan menyayangkan kenapa Pemerintah tidak menyiapkan vaksin khusus untuk virus MERS-CoV.

 "Saya tahu, tapi kan kita tetap harus berangkat (Umrah.red). Sedangkan vaksin yang disediakan Pemerintah hanya Meningitis. "Saya hanya dapat Meningitis, seharusnya sejak awal Pemerintah sudah mengantisipasi vaksinasi itu sebelum menyebar," terangnya. Dengan demikian, ia berharap setiap jamaah Umrah dan Haji tidak lagi was-was untuk berangkat Umrah, terlebih bagi jamaah yang sudah berada di Makkah atau Arab Saudi. Ia pun berharap Pemerintah tidak terlambat mencegah penyebaran virus ini, terlebih hampir setiap hari ada saja jamaah Umrah asal Indonesia yang datang ke tanah suci di Makkah dan Madinah, Arab Saudi. 

Tim dokter Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (KESTHURI) Dr. Muhammad Ishaq Tahir di Makkah mengungkap bagi jamaah Umrah yang akan berangkat Umrah atau saat ini berada di Arab Saudi ada baiknya tetap menjaga pola hidup sehat. "Menjaga kesehatan pribadi terutama pola hidup bersih dan sehat dan membiasakan menggunakan masker itu yang paling penting," ungkapnya. 

Pola hidup sehat tersebut penting karena belum vaksin MERS-CoV yang akan diberikan oleh Pemerintah. Selain itu ia juga menekankan bagi jamaah yang berada di tengah kerumunan aktivitas ibadah perlunya menghindari kontak langsung dengan penderita batuk, bersin dan gejala influenza lainnya. Apabila mengalami flu segera memakai masker dan menggunakan tisu sekali pakai. Tidak lupa pula menjaga pola makan dan istirahat yang cukup.

Vaksin Virus MERS Gratis

Ketua Umum KESTHURI, Asrul Aziz Taba berharap Pemerintah dengan segera mengadakan vaksin virus MERS tersebut. Terlebih, kata dia, Pemerintah telah mampu menghadirkan beberapa vaksin lain sebelumnya yang diberikan bagi jamaah Umrah maupun Haji. 

Akan tetapi ia berharap, pada vaksin MERS kali ini dapat diberikan secara gratis sebagai langkah pencegahan cepat Pemerintah bagi jamaah Umrah atau WNI yang berada di Saudi Arabia. "Kita berharap ini bisa gratis sebagai bagian dari layanan sosial seperti yang masuk dalam jaminan kesehatan di BPJS," ungkapnya. 

Ia pun meminta agar masyarakat agar tidak panik akan informasi menyebarnya virus ini. Karena, dikatakan dia, selama ini di wilayah Makkah dan Madinah belum pernah ada jamaah Umrah yang terkena gejala terpapar ya virus tersebut. 

 Sumber : Republika.co.id

Hubungi Kami

Untuk Informasi keberangkatan Umroh silahkan hubungi kami di : 

Jazira Wisata 
Gedung Twink Lt. 3 
Jl. Kapten Tendean No. 82 
Mampang Prapatan Jakarta Selatan - 
 DKI Jakarta 12790 

 Call/SMS: 085274061608

Travel umroh murah 2014 Jasa travel umroh jakarta
travel umroh murah jakarta jasa travel umroh jakarta biro perjalanan umroh harga paket umroh murah 2014 biaya paket umroh harga paket umroh murah jakarta
Terima kasih telah membaca artikel tentang Minimnya Informasi Visrus MERS Jama'ah Umroh di Tanah Suci di blog TRAVEL | BIRO | PERJALANAN | PAKET | UMROH DAN HAJI ONH PLUS jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com