Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

من حج ولم يرفث ولم يفسق رجع كيوم ولدته أمه

“Barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji, kemudian dia tidak mengucapkan kata-kata yang keji atau kotor serta tidak berbuat kefasikan, maka dia akan kembali bersih (dari dosa-dosa) seperti hari ketika dia dilahirkan oleh ibunya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim].

Dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلاَّ الجنة

“Dari umrah yang satu ke umrah berikutnya adalah sebagai penghapus dosa-dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur, tidaklah ada balasan baginya kecuali Al-Jannah.” [Muttafaqun ‘Alaihi, dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu]

Tata Cara Ibadah Umroh 4

tata cara ibadah umroh 4
tata cara ibadah umroh

Tata Cara Ibadah Umroh 4

6. Kemudian –setelah itu- shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim jika memungkinkan. Jika tidak mungkin, shalatlah di mana saja di dalam masjid. Pada rakaat pertama -setelah membaca surat al-Fatihah- membaca surat al- Kafirun, sedang pada rakaat kedua membaca surat al-Ikhlas, itulah yang lebih utama. Adapun jika dia membaca surat yang lain tidaklah mengapa. Setelah salam hendaknya menuju Hajar Aswad dan mengusapnya dengan tangan kanan jika memungkinkan.  

7. Setelah itu, dia menuju Shafa, lalu mendakinya atau berdiri di situ. Namun mendaki lebih utama. Pada saat mulai mendaki, hendaklah membaca firman Allah Ta’ala: 

 "Inash-shofaa wal-marwata min sya'aa'irillah" 

Kemudian, dalam posisi yang lebih tinggi lagi di Shafa, disunnahkan menghadap Kiblat lalu bertahmid dan bertakbir, lalu membaca: 

 "Laa ilaaha illallooh, walloohu-akbar, laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariika-lah, lahul-mulku walahulhamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qodiir. Laa ilaaha illalloohu wahdah, anjaza wa'dah, wa nashoro 'abdah, wa hazamal-ahzaaba wahdah" 

 Setelah itu berdoa dengan doa yang dia senangi seraya mengangkat kedua tangan. Zikir tersebut beserta doa diulangi sebanyak tiga kali. Setelah itu, turun dan berjalan menuju Marwa. Ketika sampai di tanda pertama lampu hijau, disunnahkan bagi laki-laki untuk mempercepat jalannya hingga sampai ke tanda lampu hijau kedua, sedang bagi wanita tidak disyariatkan berjalan cepat karena wanita merupakan aurat. 

Setelah itu berjalan lagi dan mendaki Marwa atau berdiri padanya, namun mendaki lebih utama jika memungkinkan. Di Marwa, disunnahkan mengucapkan serta melakukan hal yang sama seperti di Shafa, kecuali tidak membaca ayat terdahulu karena hal tersebut hanya disyariatkan tatkala mendaki Shafa pada putaran pertama. Hal ini sebagai upaya mengikuti sunnah Rasulullah saw. 

Setelah itu turun dan berjalan di tempat dia harus berjalan, serta berjalan cepat ditempat yang disyariatkan untuk berjalan cepat hingga sampai di Shafa. Begitu seterusnya, hal tersebut dilakukan selama tujuh kali putaran, perginya (Shafa-Marwa) dianggap satu putaran, dan pulangnya (Marwa-Shafa) dianggap satu putaran. 

Tidak mengapa menggunakan kursi roda saat sa’i, apalagi jika dibutuhkan. Disunnahkan pada saat sa’i memperbanyak doa dan zikir yang mudah baginya. Hendaknya sa’i dilakukan dalam keadaan suci dari hadats besar atau kecil. Namun, jika dilakukan dalam keadaan tidak suci, sa’inya tetap sah.

8.  Jika sa’i telah disempurnakan, bagi laki-laki hendaknya menggundul kepalanya, atau memendekkannya, namun menggundulnya lebih utama. Jika kedatangannya ke Mekkah berdekatan dengan waktu haji (dan dia hendak menunaikan ibadah haji), maka memendekkannya pada saat itu lebih utama agar sisanya dapat dicukur saat pelaksanaan ibadah haji.
Sedangkan bagi wanita hendaknya dia menggabung rambutnya lalu mengguntingnya seujung jari atau kurang dari itu. Jika semua hal yang disebut di atas telah dilakukan oleh orang yang berihram maka sempurnalah umrahnya –Alhamdulillah- dan dihalalkan baginya semua yang diharamkan saat ihram (tahallul). Semoga Allah memberi petunjuk kepada seluruh saudara-saudari kami untuk memahami agamanya serta member keteguhan di jalan-Nya dan menerima semua amalnya.


Hubungi Kami

Untuk Informasi keberangkatan Umroh silahkan hubungi kami di : 
 Jazira Wisata 
Gedung Twink Lt. 3 
Jl. Kapten Tendean No. 82 
Mampang Prapatan Jakarta Selatan - 
DKI Jakarta 12790 

 Call/SMS: 085274061608
Travel umroh murah 2014 Jasa travel umroh jakarta
travel umroh murah jakarta jasa travel umroh jakarta biro perjalanan umroh harga paket umroh murah 2014 biaya paket umroh harga paket umroh murah jakarta
Terima kasih telah membaca artikel tentang Tata Cara Ibadah Umroh 4 di blog TRAVEL | BIRO | PERJALANAN | PAKET | UMROH DAN HAJI ONH PLUS jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com