Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
من حج ولم يرفث ولم يفسق رجع كيوم ولدته أمه
“Barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji, kemudian dia tidak mengucapkan kata-kata yang keji atau kotor serta tidak berbuat kefasikan, maka dia akan kembali bersih (dari dosa-dosa) seperti hari ketika dia dilahirkan oleh ibunya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim].
Dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:
العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلاَّ الجنة
“Dari umrah yang satu ke umrah berikutnya adalah sebagai penghapus dosa-dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur, tidaklah ada balasan baginya kecuali Al-Jannah.” [Muttafaqun ‘Alaihi, dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu]
Home
»
biaya paket umroh
»
biaya umroh 2014
»
biayaa umroh 2014
»
biro perjalanan umroh murah jakarta
»
harga paket umroh jakarta
»
jasa travel umroh hemat jakarta
»
Panduan Haji & Umroh
»
umroh 2014
»
Panduan Cara Melakukan Umroh
Panduan Cara Melakukan Umroh
biaya paket umroh
,
biaya umroh 2014
,
biayaa umroh 2014
,
biro perjalanan umroh murah jakarta
,
harga paket umroh jakarta
,
jasa travel umroh hemat jakarta
,
Panduan Haji & Umroh
,
umroh 2014
Thursday, April 17, 2014
1. Apabila anda telah sampai di miqat, maka mandilah
dan pakailah wangi-wangian jika hal itu
memungkinkan, kemudian kenakanlah pakaian ihram
(sarung dan selendang), lebih utama berwarna putih.
Bagi wanita boleh mengenakan pakaian yang ia
sukai, asal tidak menampakkan perhiasan. Setelah itu
berniat ihram untuk umrah seraya mengucapkan:
“Kusambut panggilan-Mu untuk melaksanakan
umrah. Kusambut panggilan-Mu yaa Allah, ku
sambut panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, ku
sambut panggilan-Mu, sesungguhnya segala puji,
nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu
bagi-Mu “.
Bagi kaum pria hendaknya mengucapkan talbiah ini
dengan suara keras, sedangkan bagi wanita
hendaknya mengucapkannya dengan suara pelan.
Kemudian perbanyaklah membaca talbiyah, dzikir
dan istighfar serta menganjurkan berbuat baik dan
mencegah kemunkaran.
2. Apabila anda telah sampai di Mekkah, maka
lakukanlah thawaf di Ka’bah sebanyak tujuh putaran,
mulai dari Hajar Aswad sambil bertakbir dan selesai
di Hajar Aswad pula. Bacalah zikir serta doa yang
anda kehendaki. Antara Rukun Yamani dan Hajar
Aswad sebaiknya anda membaca:
“Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia
dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari
siksa api neraka “
Kemudian setelah thawaf, lakukanlah shalat dua
rakaat di belakang maqam Ibrahim walaupun agak
jauh dari tempat tersebut jika hal itu mungkin, jika
tidak mungkin, lakukan di tempat lain di dalam
masjid.
3. Kemudian keluarlah menuju Safa dan
naiklah ke atasnya sambil menghadap Ka’bah,
bacalah tahmid serta takbir tiga kali sambil
mengangkat kedua tangan, bacalah doa dan ulangilah
setiap doa tiga kali sesuai sunnah Rasulullah
shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu ucapkanlah:
"Tiada Tuhan yang patut disembah selain Allah Yang
Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, hanya bagi-Nya
segala kerajaan dan hanya bagi-Nya segala puji, Dia
Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan yang
patut disembah selain Allah Yang Maha Esa, yang
menepati janji-Nya dan memenangkan hamba-Nya
serta telah menghancurkan golongan kafir sendirian
Ucapkanlah bacaan tersebut tiga kali, dan tak
mengapa apabila anda baca kurang bilangan itu.
Kemudian turunlah dan lakukanlah sa’i umroh
sebanyak tujuh kali putaran dengan berjalan cepat di
antara tanda hijau dan berjalan biasa sebelum dan
sesudah tanda tersebut, kemudian naiklah anda ke
atas Marwa, lalu bacalah takbir dan tahmid tiga kali
apabila mungkin sebagaimana yang anda lakukan di
Safa.
Dalam thawaf ataupun Sa’i, tidak ada bacaan zikir
wajib yang khusus untuk itu. Akan tetapi dibolehkan
bagi yang melakukan thawaf atau sa’i untuk
membaca zikir dan do’a atau bacaan Al Quran yang
mudah baginya, dengan mengutamakan bacaanbacaan
zikir dan doa yang bersumber dari tuntunan
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
4. Bila anda telah selesai melakukan sa’i, maka
cukurlah dengan bersih (gundul) atau pendekkan rambut
kepala anda. Dengan demikian selesailah umrah anda dan
selanjutnya anda diperbolehkan melakukan hal-hal yang
tadinya menjadi larangan ihram.
Apabila anda melakukan haji Tamattu, maka wajib
bagi anda menyembelih hewan pada hari Nahr, yaitu
seekor kambing atau sepertujuh onta/sapi, jika anda tidak
mendapatkannya, maka anda wajib melakukan puasa
sepuluh hari; tiga hari di waktu haji, dan tujuh hari
setelah anda pulang ke keluarga anda.
Dan lebih utama, anda lakukan puasa tiga hari
sebelum hari Arafah, jika anda melakukan haji Tamattu
atau Qiran.
Untuk Informasi keberangkatan silahkan hubungi kami di :
Jazira Wisata
Gedung Twink Lt. 3
Jl.
Kapten Tendean No. 82
Mampang Prapatan
Jakarta Selatan -
DKI Jakarta 12790
Call/SMS: 085274061608
Terima kasih telah membaca artikel tentang Panduan Cara Melakukan Umroh di blog TRAVEL | BIRO | PERJALANAN | PAKET | UMROH DAN HAJI ONH PLUS jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.
