1. Ada sebagian jamaah haji yang berhenti di luar batas
Arafah dan tetap tinggal di tempat tersebut hingga
terbenam matahari. Kemudian mereka berangkat ke
Muzdalifah tanpa wukuf di Arafah. Ini suatu
kesalahan besar, yang mengakibatkan mereka tidak
mendapatkan ibadah haji. Karena sesungguhnya haji
itu ialah wukuf di Arafah, untuk itu mereka wajib
berada di dalam batas Arafah, bukan di luarnya.
 |
| Arafah - Ibadah Haji dan Umroh |
Maka hendaklah mereka selalu memperhatikan
masalah wukuf ini dan berusaha untuk berada dalam
batas Arafah. Jika mendapatkan kesulitan, hendaklah
mereka memasuki Arafah sebelum terbenam
matahari, dan terus menetap di sana hingga terbenam
matahari. Dan cukup bagi mereka masuk Arafah di
waktu malam khususnya pada malam hari raya
kurban.
2. Ada sebagian mereka yang pergi meninggalkan
Arafah sebelum terbenam matahari. Ini tidak boleh,
karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
wuquf di Arafah sampai matahari terbenam dengan
sempurna.
3. Berdesak-desakkan untuk dapat naik ke atas gunung
Arafah (Jabal Rahmah) hingga ke puncaknya yang
dapat menimbulkan banyak bahaya, sedangkan
seluruh padang Arafah adalah tempat berwuquf, dan
naik ke atas gunung Arafah tidak disyariatkan, begitu
juga shalat di tempat itu.
4. Ada sebagian jamaah haji yang menghadap ke arah
gunung Arafah ketika berdoa, padahal menurut
sunnah adalah menghadap kiblat.
5. Ada sebagian jamaah haji membuat gundukan pasir
dan batu kerikil pada hari Arafah di tempat-tempat
tertentu. Ini suatu perbuatan yang tidak ada dasarnya
sama sekali dalam syariat Allah.
Hubungi Kami
Jazira Wisata
Gedung Twink Lt. 3
Jl.
Kapten Tendean No. 82
Mampang Prapatan
Jakarta Selatan -
DKI Jakarta 12790
Call/SMS: 085274061608
travel umroh murah jakarta jasa travel umroh jakarta biro perjalanan umroh harga paket umroh murah 2014 biaya paket umroh harga paket umroh murah jakarta
Artikel terbaru :
Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com
Suka artikel ini? Bagikan :